<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317</id><updated>2011-12-17T22:10:19.324+07:00</updated><category term='komsos KAS'/><category term='shema'/><category term='sayang'/><category term='peduli'/><category term='mogoeng'/><category term='injil lukas'/><category term='perempuan'/><category term='kitab suci'/><category term='air'/><category term='tuhan'/><category term='andi f noya'/><category term='yerusalem'/><category term='pekerjaan'/><category term='mohamad'/><category term='goenawan'/><category term='keluarga'/><category term='panitia paskah 2012'/><category term='mendengarkan'/><category term='frans'/><category term='budaya'/><category term='ikan'/><category term='natal'/><category term='yesus'/><category term='wilayah'/><category term='manusia'/><category term='iman'/><category term='pelayanan'/><category term='korintus'/><category term='timotius'/><category term='scj'/><category term='injil'/><category term='tempo'/><category term='laki-laki'/><category term='sales'/><category term='biblika'/><category term='ciptaan'/><category term='anak-anak'/><category term='perkawinan'/><category term='kitab ulangan'/><category term='sabda allah'/><category term='romo mangun'/><category term='perajam'/><category term='umat'/><category term='empati'/><category term='maria magdalena'/><category term='kecil'/><title type='text'>KABAR WILAYAH TIMOTIUS</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317.post-3662570974344415617</id><published>2011-12-17T22:09:00.000+07:00</published><updated>2011-12-17T22:10:19.333+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='panitia paskah 2012'/><title type='text'>Kebagian Panitia Paskah 2012</title><content type='html'>AKHIRNYA Panitia Paskah 2012, yang dipercayakan kepada Wilayah St Timotius, terbentuk, dengan Bapak Nono Sumarno, sebagai ketua umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembentukan itu dilakukan di rumah Bapak Siswoyo (Puri Indah), dan telah melangsungkan rapat pertama di rumah Bapak Robin (Villa Jasmine), Sabtu (17/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus rapat pertama ini, dijelaskan mengenai tugas masing-masing seksi, termasuk siapa ketua bidangnya, sekaligus mekanisme turunnya anggaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ketinggalan, inventarisasi masalah yang menjadi perhatian umat selama ini. Masalah-masalah ini akan lebih diperdalam dalam rapat lagi, di bulan Januari 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada rapat kedua itu, diharapkan masing-masing seksi telah memiliki rincian detail anggaran dan jenis-jenis alokasinya. (*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868042671046694317-3662570974344415617?l=santotimotius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/3662570974344415617/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2011/12/kebagian-panitia-paskah-2012.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/3662570974344415617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/3662570974344415617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2011/12/kebagian-panitia-paskah-2012.html' title='Kebagian Panitia Paskah 2012'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317.post-1499599672669654857</id><published>2011-04-13T22:44:00.000+07:00</published><updated>2011-04-13T22:45:07.606+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelayanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='korintus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pekerjaan'/><title type='text'>Pekerjaan dan Pelayanan</title><content type='html'>BILA Anda melakukannya selama ada waktu luang, itulah PEKERJAAN. Bila anda melakukannya meskipun mengganggu aktivitas anda, itulah PELAYANAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda berhenti karena tidak ada yang berterimakasih kepada anda, itulah PEKERJAAN&lt;br /&gt;Bila anda terus bekerja walaupun tidak pernah dikenal siapapun, itulah PELAYANAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda melakukannya untuk diri sendiri, itulah PEKERJAAN. Bila anda melakukannya untuk Tuhan, itulah PELAYANAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda melakukannya demi kehormatan diri, itulah PEKERJAAN. Bila anda melakukannya demi kemuliaan Tuhan, itulah PELAYANAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda merasa telah banyak berkorban dan layak mendapatkan upah, itulah PEKERJAAN&lt;br /&gt;Bila anda terus merasa belum cukup melakukan apa2 dan terus ingin melakukan lebih, itulah PELAYANAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat melayani...TUHAN memberkati. "Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya." (Kolose 3:23-24).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia." (1 Korintus 15:58).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868042671046694317-1499599672669654857?l=santotimotius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/1499599672669654857/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2011/04/pekerjaan-dan-pelayanan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/1499599672669654857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/1499599672669654857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2011/04/pekerjaan-dan-pelayanan.html' title='Pekerjaan dan Pelayanan'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317.post-1629421712503808144</id><published>2010-09-21T07:54:00.000+07:00</published><updated>2010-09-21T07:55:28.638+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mendengarkan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kitab ulangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shema'/><title type='text'>Tanggung Jawab Orangtua terhadap Pewartaan Sabda</title><content type='html'>INI merupakan materi pertemuan keempat Bulan Kitab Suci Nasional 2010. Kita diajak mendalami shema bagian inti pengakuan iman bangsa Israel untuk kita wujudkan dalam keluarga kita masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab Ulangan 6:4-9 mengajak kita sebagai orangtua lebih memiliki rasa tanggung jawab atas pertumbuhan iman anak dan perkembangan serta pelestariannya lewat suatu pengajaran yang terus menerus, diulang-ulang. Untuk itu, kita belajar dari tradisi Yahudi yang disebut shema.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shema didasari oleh pengalaman Eksodus, yaitu peristiwa keluarnya bangsa Israel dari Mesir dan masuk Tanah Terjanji. Karya penyelamatan Allah sebagai kekayaan iman ini harus dilestarikan lewat pengajaran kepada anak-anak mereka secara turun temurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shema berisi bacaan iman monoteis, Tuhan, Allah Israel, yang esa dan disertai kewajiban untuk mengasihi serta perintah menjalankan ajaran-ajaranNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shema adalah kata Ibrani, yang berarti 'mendengarkan' ini, terbagi menjadi dua bagian :&lt;br /&gt;1. Ulangan 6:4-6, perintah memperhatikan Shema : mengasihi dan mengimani Tuhan Allah, yang esa.&lt;br /&gt;2. Ulangan 6:7-9, perintah mengajarkan Shema kepada anak-anak dengan sarana Filakteria dan Mezuzah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, bagi bangsa Israel, adalah terjemahan dari kata Ibrani Yahweh, artinya Allah satu-satunya dari bangsa Israel. Jadi, Shema bermuatan teologis dan mengacu pada monoteis, seperti disebutkan di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, siapakah Allah yang kita imani, dengan segenap hati dan jiwa? Kata 'hati' (lebab) maksudnya, pikiran. Hati merupakan pusat dari seluruh pikiran manusia. Sedangkan, kata 'jiwa-nyawa' (refes) berkaitan dengan mental dan emosi. Perintah mengasihi mencakup baik pikiran, entah sadar atau tidak sadar, maupun mentalitas dan emosional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, yang disebut 'kekuatan' adalah daya tahan dan kedisiplinan diri. Nah, bagaimana cara kita sekarang mewujudkan kasih kepadaNya? Pengalaman berharga apa yang telah kita alami dan menjadikan kita percaya kepada Allah?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868042671046694317-1629421712503808144?l=santotimotius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/1629421712503808144/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2010/09/tanggung-jawab-orangtua-terhadap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/1629421712503808144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/1629421712503808144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2010/09/tanggung-jawab-orangtua-terhadap.html' title='Tanggung Jawab Orangtua terhadap Pewartaan Sabda'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317.post-255301900022194415</id><published>2010-09-21T07:53:00.000+07:00</published><updated>2010-09-21T07:54:30.113+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sayang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kitab suci'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='anak-anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yesus'/><title type='text'>Yesus Sayang akan Anak-anak</title><content type='html'>INI bahan pertemuan ketiga dalam Bulan Kitab Suci Nasional 2010. Kita diajak mendalami martabat anak-anak dan sikap kita sebagai orangtua terhadap anak, melalui Injil Markus 10:13-16. 'Yesus memberkati anak-anak.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan anak-anak memberikan inspirasi bagi Yesus untuk menegaskan bahwa Kerajaan Allah adalah milik mereka. Anak-anak yang demikian terbuka bagi tawaran kasih, berani menggantungkan diri pada orang lain sepenuhnya, dan menjadi tanda kehidupan masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak adalah tanda harapan masa depan, generasi penerus. Maka, Yesus dekat dan peduli dengan mereka dan menyampaikan berkat bagi mereka. Yesus marah saat para murid melarang dan menghalang-halangi orangtua yang datang membawa anak-anak kecilnya kepada Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran Yesus kiranya penting bagi kita sebagai orangtua dalam membanguna sikap welcome terhadap anak-anak kecil dan spiritualitas menyambut Kerajaan Allah. Jadi, sudahkah kita memberikan teladan yang baik untuk menanamkan iman pada anak-anak? Adakah kebiasaan-kebiasaan buruk kita yang menghalang-halangi anak bertumbuh dalam iman? Niat baik apa lagi yang mau kita lakukan agar ditiru anak-anak, khususnya yang berkaitan dengan membaca dan memelajari Kitab Suci?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868042671046694317-255301900022194415?l=santotimotius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/255301900022194415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2010/09/yesus-sayang-akan-anak-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/255301900022194415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/255301900022194415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2010/09/yesus-sayang-akan-anak-anak.html' title='Yesus Sayang akan Anak-anak'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317.post-7827214840029660872</id><published>2010-09-21T07:51:00.000+07:00</published><updated>2010-09-21T07:52:22.712+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='injil lukas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='anak-anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yerusalem'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perkawinan'/><title type='text'>Anak-anak adalah Anugerah dari Allah</title><content type='html'>INI bahan pertemuan kedua Bulan Kitab Suci Nasional 2010. Kita diajak untuk lebih mendalami Sabda Allah lewat Injil Lukas 2:21-22; 39-42;52. 'Dua Kunjungan ke Yerusalem' yang akan lebih mempertajam tujuan utama perkawinan dan tugas serta tanggung jawab orangtua sebagai bapak ibu terhadap anak-anak yang merupakan anugerah Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakikat perkawinan adalah persekutuan seluruh hidup dan tujuan utama perkawinan adalah kesejahteraan suami istri. Dalam surat Apostolik 'Familiaris Consorio' (1981), ditegaskan bahwa kesatuan pria dan wanita dalam perkawinan merupakan dasar keluarga, juga bila kelahiran keturuan tidak mungkin, kehidupan suami istri itu tidak kehilangan nilainya karenanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacaan teks Injil Lukas mengajak kita sebagai orangtua untuk meneladani sikap orangtua Yesus, yang taat, setia dan peduli pada ajaran Gereja. Pertanyaannya, sejauh mana upaya Anda membina, mendampingi dan membimbing serta memperkenalan Sabda Allah dalam kehidupan anak-anak sejak dini sehingga imannya makin berkembang serta terbangun relasi personal antara anak-anak dengan Allah Penciptanya yang mahacinta?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868042671046694317-7827214840029660872?l=santotimotius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/7827214840029660872/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2010/09/anak-anak-adalah-anugerah-dari-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/7827214840029660872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/7827214840029660872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2010/09/anak-anak-adalah-anugerah-dari-allah.html' title='Anak-anak adalah Anugerah dari Allah'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317.post-6624513736435585058</id><published>2010-09-21T07:50:00.000+07:00</published><updated>2010-09-21T07:51:09.340+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ciptaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='manusia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='laki-laki'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perkawinan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perempuan'/><title type='text'>Hidup Berkeluarga sebagai Suatu Panggilan dari Allah Sendiri</title><content type='html'>INI adalah pertemuan pertama bulan Kitab Suci Nasional 2010. Umat diajak kembali memahami Sabda Allah lewat Kitab Kejadian 1:26-31.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa Allah, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pengalaman pribadi Anda sebagai wakil Allah dalam membina kerja sama dengan Allah terkait dengan 'menguasai' - mengolah dunia ciptaanNya ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Allah menciptakan manusia : laki-laki dan perempuan, lalu 'sejauh mana tujuan utama perkawinan yang dimaksudkan sejak awal penciptaan manusia ini benar-benar terwujud dalam hidup perkawinan Anda?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah memberkati perkawinan, ada campur tangan Allah, sehingga ini menjadi dasar yang kuat untuk menjadikan perkawinan sebagai tanda kehadiran Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, 'bagaimana pengalaman Anda dalam membangun dasar yang kuat, yakni senantiasa melibatkan camput tangan Allah dalam membina hidup perkawinan Anda?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868042671046694317-6624513736435585058?l=santotimotius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/6624513736435585058/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2010/09/hidup-berkeluarga-sebagai-suatu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/6624513736435585058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/6624513736435585058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2010/09/hidup-berkeluarga-sebagai-suatu.html' title='Hidup Berkeluarga sebagai Suatu Panggilan dari Allah Sendiri'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317.post-8763617250596192541</id><published>2010-09-21T07:48:00.000+07:00</published><updated>2010-09-21T07:49:44.745+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluarga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kitab suci'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sabda allah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='biblika'/><title type='text'>Sabda Allah Sumber Energi Keluarga</title><content type='html'>FOKUS lembaga Biblika Indonesia sampai 2012 adalah 'Kerasulan Kitab Suci untuk anak'.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tahun 2010, ditetapkan sebagai Bulan Kitab Suci Nasional dengan tema 'Memperkenalkan Kitab Suci kepada Anak sejak Usia Dini'. Ini adalah upaya penyadaran dan pemotivasian dalam membimbing anak-anak untuk mengenal dan mencintai Sabda Allah, dalam keluarga, dibawah bimbingan orangtua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa harus keluarga? Sebab, dalam keluargalah, hidup menggereja yang sebenarnya dimulai, didasari dan dibentuk. Tahun 2010, Keuskupan Surabaya mencanangkannya sebagai tahun 'Keluarga' dan 'Habitus Baru Hidup Menggereja'. Tujuannya, menggali kebiasaan yang seharusnya ada dalam hidup keluarga Katolik, termasuk mengenalkan kitab suci itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka itu pula, Keuskupan Surabaya menantang setiap anggota keluarga untuk menyadari kembali jati dirinya sebagai bagian penting dan integral dalam keluarga dalam APP 2010. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalannya, apakah kesadaran keluarga-keluarga Katolik sudah seperti yang diharapkan Gereja? Apakah kita sudah punya 'habitus' - kebiasan-kebiasaan untuk mengenalkan, menyampaikan kitab suci kepada anak-anak sejak usia dini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tertantang?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868042671046694317-8763617250596192541?l=santotimotius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/8763617250596192541/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2010/09/sabda-allah-sumber-energi-keluarga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/8763617250596192541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/8763617250596192541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2010/09/sabda-allah-sumber-energi-keluarga.html' title='Sabda Allah Sumber Energi Keluarga'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317.post-5677227355022839421</id><published>2010-09-14T12:01:00.000+07:00</published><updated>2010-09-14T12:02:35.364+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tuhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='scj'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='manusia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='frans'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sales'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peduli'/><title type='text'>Tuhan Peduli Hidup Manusia</title><content type='html'>SUATU hari seorang ibu muda kalut. Pasalnya, mamanya mengalami kecelakaan terserempet mobil truk. Hasil rontgen adalah sembilan tulang rusuknya patah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tambah khawatir ketika sang mama sudah mengetahui keadaan dirinya. Patah tulang di usia tua akan sulit sembuh. Pengobatan pasti akan berjalan lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar peristiwa itu, seorang temannya memberi nasihat, “Sahabat, percayakan mama Anda akan kedahsyatan dokter segala dokter yang Mahaagung. Dia akan memulihkan sakit mamamu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu  muda itu menjawab, “Ya. Amin. Saya percaya ada mukjizat yang Tuhan berikan saat kita bersatu dalam doa dan berserah agar Tuhan bekerja dalam diri kita”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terjadi seminggu kemudian? Mama dari ibu muda itu berangsur-angsur sembuh. Tulang-tulangnya menyambung kembali. Padahal ia sudah tua. Ibu tua itu menemukan kembali kasih Tuhan atas dirinya. Ia tidak perlu khawatir akan kondisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, Tuhan begitu baik. Ia tidak menghancurkan harapannya untuk hidup. Karena itu, sang ibu muda pun bersyukur atas penyelenggaraan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, tragedi kadang-kadang menghantam diri kita. Kita tidak percaya bahwa kita akan mengalami suatu kecelakaan. Kita sudah hati-hati di jalan, tetapi kecelakaan bisa saja terjadi atas diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang mesti kita lakukan? Yang mesti kita lakukan adalah kita pasrah. Kita menyerahkan seluruh hidup kita kepada penyelenggaraan Tuhan. Kita mesti yakin bahwa Tuhan tidak pernah menghendaki kebinasaan terhadap hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa? Karena hidup ini tidak sia-sia. Hidup ini memiliki makna yang begitu indah dan besar. Karena itu, kita mesti senantiasa menyerahkan hidup kita kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita mengalami jalan buntu dalam kehidupan ini, kita mesti mau berserah diri kepada Tuhan. Kita mesti yakin bahwa hanya Tuhan yang mampu memberi petunjuk bagi hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun semua itu tidak instan alias sekali jadi. Sikap penyerahan diri kepada Tuhan itu terjadi dalam proses kehidupan kita. Kadang-kadang kita kurang setia pada iman kita kepada Tuhan. Kita pergi kepada dukun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lebih percaya kepada manusia daripada kuasa dan kekuatan Tuhan. Tetapi tidak apa-apa. Yang penting kita mesti kembali kepada Tuhan. Dia sedang menunggu kita untuk menyerahkan hidup kita seluruhnya kepadaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, jangan takut datang kepadaNya. Jangan takut menyerahkan hidup Anda kepadaNya. Hanya dengan cara ini, Anda akan menemukan sukacita dan damai dalam hidup Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita berusaha untuk setia kepada Tuhan dalam untung dan malang hidup kita. Kita biarkan Tuhan bekerja dalam diri kita. Kita biarkan Tuhan terlibat dalam suka dan suka hidup kita. Tuhan memberkati. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(Frans de Sales SCJ)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868042671046694317-5677227355022839421?l=santotimotius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/5677227355022839421/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2010/09/tuhan-peduli-hidup-manusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/5677227355022839421'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/5677227355022839421'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2010/09/tuhan-peduli-hidup-manusia.html' title='Tuhan Peduli Hidup Manusia'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317.post-3623456780700933939</id><published>2010-01-24T21:53:00.001+07:00</published><updated>2010-09-12T11:58:05.747+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='anak-anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='natal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wilayah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='timotius'/><title type='text'>Natal Wilayah Meriah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TIxd1N9RxcI/AAAAAAAAAEY/1ynuwHdcPQc/s1600/christmas.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 236px; height: 157px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TIxd1N9RxcI/AAAAAAAAAEY/1ynuwHdcPQc/s320/christmas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5515886812483143106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SEDIKITNYA 300-an umat Katolik di Wilayah Santo Timotius hadir dalam Perayaan Natal pada 9 Januari 2010 di Aula Lapangan Tenis GOR Sidoarjo. Hujan yang mengguyur kota Sidoarjo sejak pukul 12.00 WIB, tak menghalangi acara yang telah dipersiapkan selama sebulan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Fokus kita ke anak-anak, acara ini memang untuk anak-anak. Semua acara, yang mengisi adalah anak-anak," kata Anton Siswobandyoko, Ketua Panitia yang juga Ketua Lingkungan St Fabianus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panitia sejak awal memperkirakan umat yang hadir akan mencapai 400-an, sehingga sudah disiapkan kursi sebanyak itu. Wilayah St Timotius terdiri atas empat lingkungan, yakni St Fabianus, St Fabiola, St Filipus Benizi dan St Fransiscus Asisi. Hampir semua undangan dari keempat lingkungan hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Anton, dari jumlah itu, ada setidaknya 200-an anak yang datang. Ini terpantau dari jumlah bingkisan yang disiapkan, nyaris tidak tersisa. Kalaupun sisa, sebagian langsung dibawa oleh ketua lingkungan masing-masing, untuk diberikan kepada yang berhak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu dibuka oleh pembawa acara pada pukul 17.30 WIB, atau terlambat 30 menit dari jadwal, acara langsung semarak. Anak-anak tampil silih berganti di atas panggung ukuran 4 x 6 meter. Di antaranya, tari modern, menyanyi hingga drama kelahiran Yesus, hasil arahan Kak Monik dan Kak Avis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya agak miris melihat dana yang harus dikeluarkan, tapi kita bersyukur, Tuhan memberi jalan. Semua pengeluaran dapat tertutupi. Tahun depan, kita harus persiapkan lebih dini sehingga seksi dana dapat memberi kontribusi yang lebih  baik lagi," ujar Petrus Sriwidodo, salah satu Seksi Dana yang juga Ketua Lingkungan St Fabiola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncak acara ditutup dengan doa syukur sekaligus doa makan malam oleh adik Dion. (*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868042671046694317-3623456780700933939?l=santotimotius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/3623456780700933939/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2010/01/natal-wilayah-meriah.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/3623456780700933939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/3623456780700933939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2010/01/natal-wilayah-meriah.html' title='Natal Wilayah Meriah'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TIxd1N9RxcI/AAAAAAAAAEY/1ynuwHdcPQc/s72-c/christmas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317.post-3535893246231253230</id><published>2009-10-09T08:35:00.002+07:00</published><updated>2009-10-09T08:38:15.134+07:00</updated><title type='text'>Manusia Tak Berevolusi dari Kera</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/Ss6T8ixuM2I/AAAAAAAAAAc/julg661MghQ/s1600-h/kera+manusia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 251px; height: 167px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/Ss6T8ixuM2I/AAAAAAAAAAc/julg661MghQ/s320/kera+manusia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390408472345850722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SEBUAH tim ilmuwan internasional pekan ini melaporkan bahwa kerangka manusia purba yang hidup 4,4 juta tahun lalu memperlihatkan manusia tak berevolusi dari nenek moyang mirip kera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelidikan selama 17 tahun tersebut mengenai temuan kerangka yang sangat rapuh, "kera darat" kecil, yang ditemukan di wilayah Afar, Ethiopia, dibeberkan di dalam jurnal "Science" terbitan Jumat (2/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana dilaporkan kantor berita China, Xinhua, jurnal itu juga berisi 11 berkas mengenai temuan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fosil itu, yang diberi nama panggilan "Ardi", adalah kerangka paling tua yang dikenal dari cabang manusia dari pohon keluarga primata. Cabang tersebut meliputi Homosapiens serta spesies yang lebih dekat dengan manusia dibandingkan dengan kera dan bonobo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temuan itu memberi pengertian baru mengenai bagaimana "hominid" --keluarga "kera besar" yang terdiri atas manusia, simpanse, gorila dan orang-utan-- mungkin telah muncul dari satu nenek moyang monyet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai ditemukannya "Ardi", tahap paling awal yang diketahui mengenai evolusi manusia adalah "Australopithecus" , "manusia kera" yang berotak kecil dan sepenuhnya berkaki dua yang hidup antara empat juta dan satu juta tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fosil "Australopithecus" yang paling terkenal adalah "Lucy", yang berumur dari 3,2 juta tahun, yang namaya diambil dari lagu Beatles "Lucy in the Sky with Diamonds". "Lucy" ditemukan pada 1974 di tempat sekitar 45 mil dari tempat "Ardi" belakangan ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerangka "Ardi" dan kerangka "Ardipithecus ramidus", yang berkaitan, lebih tua dan lebih primitif dibandingkan dengan "Australopithecus" .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah temuan "Lucy", ada perkiraan bahwa ketika kerangka "hominid" terdahulu ditemukan, semua itu akan berkumpul jadi anatomi mirip simpanse, berdasarkan kesamaan genetika manusia dan kera. Namun fosil "Ardipithecus ramidus" tidak mendukung dugaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerangka "Ardi" cukup lengkap --tengkorak, gigi, tulang panggul, kaki, paha, lengan dan tangan-- untuk memperkirakan tinggi dan berat tubuhnya. "Ardi" berjalan dengan dua kaki di tanah, tapi memanjat pohon dan juga menghabiskan waktu mereka di sana, dan barangkali adalah pemangsa segala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu yang mengejutkan ialah "Ardi" dan temannya tidak memiliki bagian tubuh seperti kera atau gorila, tapi lebih mirip dengan kera yang punah atau bahkan monyet, dan kedua tangannya juga tidak mirip tangan simpanse atau gorila, tapi lebih berkaitan dengan kera yang punah sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak ilmuwan mengatakan temuan itu menunjukkan bahwa "hominid" dan kera afrika, masing-masing, memiliki jalur evolusi yang berbeda, dan "kita tak lagi dapt menganggap kera sebagai `wali` bagi nenek moyang terakhir bersama kita".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Temuan (Charles) Darwin sangat bijaksana mengenai masalah ini," kata Tim White dari University of California Berkeley, yang membantu memimpin tim penelitian tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Darwin mengatakan kita harus benar-benar berhati-hati. Satu-satunya cara kita akan mengetahui seperti apa nenek moyang terakhir bersama ini dan menemukannya. Yah, pada 4,4 juta tahun lalu, kita menemukan sesuatu yang sangat dekat dengan itu. Dan, persis seperti Darwin menghargai evolusi garis kera dan garis manusia telah berjalan secara terpisah sejak jalur itu terpisah, sejak nenek moyang terakhri bersama yang kita miliki," kata White. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(antara 051009)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868042671046694317-3535893246231253230?l=santotimotius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/3535893246231253230/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2009/10/manusia-tak-berevolusi-dari-kera.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/3535893246231253230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/3535893246231253230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2009/10/manusia-tak-berevolusi-dari-kera.html' title='Manusia Tak Berevolusi dari Kera'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/Ss6T8ixuM2I/AAAAAAAAAAc/julg661MghQ/s72-c/kera+manusia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317.post-5340052737844913052</id><published>2009-10-04T13:41:00.003+07:00</published><updated>2010-09-12T12:00:52.926+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kecil'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='andi f noya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='empati'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='romo mangun'/><title type='text'>Empati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TIxefkWPxGI/AAAAAAAAAEo/jGRHVC1WrWw/s1600/empati.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 233px; height: 217px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TIxefkWPxGI/AAAAAAAAAEo/jGRHVC1WrWw/s320/empati.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5515887540047955042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SUATU malam, sepulang kerja, saya mampir  di sebuah restoran cepat saji di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan. Suasana sepi. Di luar hujan.  Semua pelayan sudah berkemas. Restoran hendak tutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin melihat  wajah saya yang memelas karena lapar, salah seorang dari mereka memberi  aba-aba untuk tetap melayani. Padahal, jika mau, bisa saja mereka  menolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembari makan saya mulai mengamati kegiatan para pelayan  restoran. Ada yang menghitung uang, mengemas peralatan masak, mengepel lantai  dan ada pula yang membersihkan dan merapikan meja-meja yang  berantakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya membayangkan rutinitas kehidupan mereka seperti itu  dari hari ke hari. Selama ini hal tersebut luput dari perhatian saya. Jujur  saja, jika menemani anak-anak makan di restoran cepat saji seperti ini, saya  tidak terlalu hirau akan keberadaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seakan mereka antara ada dan  tiada. Mereka ada jika saya membutuhkan bantuan dan mereka serasa tiada jika  saya terlalu asyik menyantap makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu, saya bisa  melihat sesuatu yang selama ini seakan tak terlihat. Saya melihat bagaimana  pelayan restoran itu membersihkan sisa-sisa makanan di atas meja. Pemandangan  yang sebenarnya biasa-biasa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena malam itu mata hati  saya yang melihat, pemandangan tersebut menjadi istimewa.  Melihat  tumpukan sisa makan di atas salah satu meja yang sedang dibersihkan, saya bertanya-tanya dalam hati : siapa sebenarnya yang baru saja bersantap di meja  itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dilihat dari sisa-sisa makanan yang berserakan, tampaknya  rombongan yang cukup besar. Yang menarik perhatian saya, adalah  bagaimana rombongan itu meninggalkan sampah bekas makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh  pemandangan yang menjijikan. Tulang-tulang ayam berserakan di atas meja.  Padahal ada kotak-kotak karton yang bisa dijadikan tempat sampah. Nasi di  sana-sini. Belum lagi di bawah kolong meja juga kotor oleh tumpahan remah-remah.  Mungkin rombongan itu membawa  anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meja tersebut bagaikan ladang pembantaian. Tulang belulang  berserakan. Saya tidak habis pikir bagaimana mereka begitu tega meninggalkan  sampah berserakan seperti itu. Tak terpikir oleh mereka betapa sisa-sisa  makanan yang menjijikan itu harus dibersihkan oleh seseorang, walau dia  seorang pelayan sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak malam itu, saya mengambil  keputusan untuk membuang sendiri sisa makanan jika bersantap di restoran  semacam itu. Saya juga meminta anak-anak melakukan hal yang sama. Awalnya  tidak mudah. Sebelum ini saya juga pernah melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbuatan saya itu justru  menjadi bahan tertawaan teman-teman. Saya dibilang sok kebarat-baratan. Sok  menunjukkan pernah keluar negeri. Sebab di banyak negara, terutama di  Eropa dan Amerika, sudah jamak pelanggan membuang sendiri sisa makanan ke  tong sampah. Pelayan terbatas karena tenaga kerja  mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya tidak terlalu sulit membersihkan sisa-sisa makanan  kita. Tinggal meringkas lal&lt;br /&gt;u membuangnya di tempat sampah. Cuma butuh  beberapa menit. Sebuah perbuatan kecil. Tetapi jika semua orang melakukannya,  artinya akan besar sekali bagi para pelayan restoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah  membaca sebuah buku tentang perbuatan kecil yang punya arti besar. Termasuk  kisah seorang bapak yang mengajak anaknya untuk membersihkan sampah di sebuah  tanah kosong di kompleks rumah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena setiap hari warga kompleks  melihat sang bapak dan anaknya membersihkan sampah di situ, lama-lama mereka  malu hati untuk membuang sampah di situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan. seluruh warga  bahkan tergerak untuk mengikuti jejak sang bapak itu dan ujung-ujungnya  lingkungan perumahan menjadi bersih dan sehat. Padahal, tidak ada satu kata  pun dari bapak tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada slogan, umbul-umbul, apalagi spanduk atau  baliho. Dia hanya memberikan keteladanan. Keteladanan kecil yang berdampak  besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga pernah membaca cerita tentang kekuatan senyum. Jika  saja setiap orang memberi senyum kepada paling sedikit satu orang yang  dijumpainya hari itu, maka dampaknya akan luar biasa. Orang yang mendapat  senyum akan merasa bahagia. Dia lalu akan tersenyum pada orang lain yang  dijumpainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu seterusnya, sehingga senyum tadi meluas kepada banyak  orang. Padahal asal mulanya hanya dari satu  orang yang tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terilhami oleh sebuah cerita di sebuah buku  "Chicken Soup", saya kerap membayar karcis tol bagi mobil di belakang saya.  Tidak perduli siapa di belakang. Sebab dari cerita di buku itu, orang di  belakang saya pasti akan merasa mendapat kejutan. Kejutan yang menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hari itu dia bahagia, maka harinya yang indah akan membuat dia  menyebarkan virus kebahagiaan itu kepada orang-orang yang dia temui hari  itu. Saya berharap virus itu dapat menyebar ke banyak  orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan jika Anda memberi pujian yang tulus bagi minimal  satu orang setiap hari. Pujian itu akan memberi efek berantai  ketika orang yang Anda puji merasa bahagia dan menularkan virus kebahagiaan  tersebut kepada orang-orang di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak saya yang di SD  selalu mengingatkan jika saya lupa mengucapkan kata "terima kasih" saat  petugas jalan tol memberikan karcis dan uang kembalian. Menurut dia, kata  "terima kasih" merupakan "magic words" yang akan membuat orang lain senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga kata "tolong" ketika kita meminta bantuan orang lain, misalnya  pembantu rumah tangga kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu saya sering marah jika ada angkutan  umum, misalnya bus, mikrolet, bajaj, atau angkot seenaknya menyerobot mobil  saya. Sampai suatu hari istri saya  mengingatkan bahwa saya harus berempati pada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para supir kendaraan umum itu harus  berjuang untuk mengejar setoran. "Sementara kamu kan tidak mengejar  setoran?'' Nasihat itu diperoleh istri saya dari  sebuah tulisan almarhum Romo Mangunwijaya. Sejak saat itu, jika ada kendaraan  umum yang menyerobot seenak udelnya,   saya segera teringat nasihat istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya membayangkan, alangkah indahnya hidup kita jika kita  dapat membuat orang lain bahagia.&lt;br /&gt;Alangkah menyenangkannya jika kita  bisa berempati pada perasaan orang lain. Betapa bahagianya jika kita menyadari  dengan membuang sisa makanan kita di restoran cepat saji,&lt;br /&gt;kita sudah meringankan pekerjaan  pelayan restoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan tidak membuang karcis tol begitu  saja setelah membayar, kita sudah meringankan beban petugas kebersihan.  Dengan tidak membuang permen karet sembarangan, kita sudah menghindari orang  dari perasaan kesal karena sepatu atau celananya lengket kena permen  karet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sering mengaku bangsa yang berbudaya tinggi tetapi berapa  banyak di antara kita yang ketika berada di tempat-tempat publik, ketika  membuka pintu, menahannya sebentar dan menoleh kebelakang untuk berjaga-jaga  apakah ada orang lain di belakang kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pribadi sering melihat orang  yang membuka pintu lalu melepaskannya begitu saja tanpa perduli orang  di belakangnya terbentur oleh pintu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita mau,  banyak hal kecil bisa kita lakukan. Hal yang tidak memberatkan kita tetapi  besar artinya bagi orang lain. Mulailah dari hal-hal kecil-kecil. Mulailah  dari diri Anda lebih dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah sekarang  juga. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Andi F Noya, Kick Andy-MetroTV)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868042671046694317-5340052737844913052?l=santotimotius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/5340052737844913052/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2009/10/empati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/5340052737844913052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/5340052737844913052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2009/10/empati.html' title='Empati'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TIxefkWPxGI/AAAAAAAAAEo/jGRHVC1WrWw/s72-c/empati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317.post-2042484820499528929</id><published>2009-09-29T18:53:00.002+07:00</published><updated>2010-09-12T11:58:39.169+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perajam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tempo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mohamad'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yesus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goenawan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='maria magdalena'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='injil'/><title type='text'>Perajam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TIxd-QhSKJI/AAAAAAAAAEg/r9G5uHz35eg/s1600/perajam.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 223px; height: 167px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TIxd-QhSKJI/AAAAAAAAAEg/r9G5uHz35eg/s320/perajam.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5515886967789856914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;INI sebuah cerita yang telah lama beredar, sebuah kisah yang termasyhur dalam Injil, yang dimulai di sebuah pagi di pelataran Baitullah, ketika Yesus duduk mengajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang mendengarkan. Tiba-tiba guru Taurat dan orang Farisi datang. Mereka membawa seorang perempuan yang langsung mereka paksa berdiri di tengah orang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan itu tertangkap basah berzina, kata mereka. "Hukum Taurat Musa memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian dengan batu," kata para pemimpin Yahudi itu pula. Mereka tampak mengetahui hukum itu, tapi toh mereka bertanya: "Apa yang harus kami lakukan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Yohanes, yang mencatat kejadian ini, guru Taurat dan orang Farisi itu memang berniat "menjebak" Yesus. Mereka ingin agar sosok yang mereka panggil "Guru" itu (mungkin dengan cemooh?) mengucapkan sesuatu yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya seorang muslim, bukan penafsir Injil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya mengira-ngira latar belakang kejadian ini: para pakar Taurat dan kaum Farisi agaknya curiga, Yesus telah mengajarkan sikap beragama yang keliru. Diduga bahwa ia tak mempedulikan hukum yang tercantum di Kitab Suci; bukankah ia berani melanggar larangan bekerja di ladang di hari Sabbath?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin telah mereka dengar, bagi Yesus iman tak bisa diatur pakar hukum. Beriman adalah menghayati hidup yang terus-menerus diciptakan Tuhan dan dirawat dengan cinta-kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagi para pemimpin Yahudi itu sikap meremehkan hukum Taurat tak bisa dibiarkan. Terutama di mata kaum Farisi yang, di antara kelompok penganut Yudaisme lain, paling gigih ingin memurnikan hidup sehari-hari dengan menjaga konsistensi akidah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka pagi itu mereka ingin "menjebak" Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Yesus tak menjawab. Ia hanya membungkuk dan menuliskan sesuatu dengan jari-jarinya di tanah. Dan ketika "pemimpin Yahudi itu terus-menerus bertanya," demikian menurut Yohanes, Yesus pun berdiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berkata,"Barangsiapa di antara kamu yang tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu." Lalu Yesus membungkuk lagi dan menulis di tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana mendadak senyap. Tak ada yang bertindak. Tak seorang pun siap melemparkan batu, memulai rajam itu. Bahkan "satu demi satu orang-orang itu pergi, didahului oleh yang tertua."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya di sana tinggal Yesus dan perempuan yang dituduh pezina itu, kepada siapa ia berkata: "Aku pun tak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada rajam. Tak ada hukuman. Kejadian pagi itu kemudian jadi tauladan: menghukum habis-habisan seorang pendosa tak akan mengubah apa-apa; sebaliknya empati, uluran hati, dan pengampunan adalah laku yang transformatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagi saya yang lebih menarik adalah momen ketika Yesus membungkuk dan menuliskan sesuatu dengan jarinya ke atas tanah. Apa yang digoreskannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang tahu. Saya hanya mengkhayalkan: itu sebuah isyarat. Jika dengan jarinya Yesus menuliskan sejumlah huruf pada pasir, ia hendak menunjukkan bahwa pada tiap konstruksi harfiah niscaya ada elemen yang tak menetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata—juga dalam hukum Taurat—tak pernah lepas dari bumi, meskipun bukan dibentuk oleh bumi. Kata-kata disusun oleh tubuh ("jari-jari"), meskipun bukan perpanjangan tubuh. Pasir itu akan diinjak para pejalan: di atas permukaan bumi, memang akan selalu melintas makna, tapi ada yang niscaya berubah atau hilang dari makna itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pelataran Bait itu, Yesus memang tampak tak menampik ketentuan Taurat. Ia tak meniadakan sanksi rajam itu. Tapi secara radikal ia ubah hukum jadi sebuah unsur dalam pengalaman, jadi satu bagian dari hidup orang per orang di sebuah saat di sebuah tempat. Hukum tak lagi dituliskan untuk siapa saja, di mana saja, kapan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Yesus berbicara "barangsiapa di antara kamu yang tak berdosa", hukum serta-merta bersentuhan dengan "siapa”, bukan "apa"—dengan jiwa, hasrat, ingatan tiap orang yang hadir di pelataran Bait di pagi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para calon perajam itu bukan lagi mesin pendukung akidah. Mendadak mereka melihat diri masing-masing. Aku sendiri tak sepenuhnya cocok dengan hukum Allah. Aku sebuah situasi kompleks yang terbentuk oleh perkalian yang simpang-siur. Kemarin apa saja yang kulakukan? Nanti apa pula?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di saat itu juga, si tertuduh bukan lagi hanya satu eksemplar dari "perempuan-perempuan yang demikian". Ia satu sosok, wajah, dan riwayat yang singular, tak terbandingkan— dan sebab itu tak terumuskan. Ia kisah yang kemarin tak ada, besok tak terulang, dan kini tak sepenuhnya kumengerti. Siapa gerangan namanya, kenapa ia sampai didakwa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan itu, juga tiap orang yang hadir di pelataran itu, adalah nasib yang datang entah dari mana dan entah akan ke mana. Chairil Anwar benar: "Nasib adalah kesunyian masing-masing" .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam esainya tentang kejadian di pelataran Baitullah itu, Rene Girard—yang menganggap mimesis begitu penting dalam hidup manusia—menunjukkan satu adegan yang menarik: setelah terhenyak mendengar kata-kata Yesus itu, "satu demi satu orang-orang itu pergi…."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat itulah, dorongan mimesis—hasrat manusia menirukan yang dilakukan dan diperoleh orang lain—berhenti sebagai faktor yang menguasai perilaku. Dari kancah orang ramai itu muncul individu, orang seorang. "Teks Injil itu," kata Girard, "dapat dibaca hampir secara alegoris tentang munculnya ke-person-an yang sejati dari gerombolan yang primordial."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kepada siapakah sebenarnya agama berbicara: kepada tiap person dalam kesunyian masing-masing? Atau kepada "gerombolan"? Saya tak tahu. Di pelataran itu Yesus membungkuk, membisu, hanya mengguratkan jarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ia berdiri, ia berkata ke arah orang banyak. Tapi sepotong kalimat itu tak berteriak. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Senin, 28/9/2009/Goenawan Mohamad)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868042671046694317-2042484820499528929?l=santotimotius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/2042484820499528929/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2009/09/perajam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/2042484820499528929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/2042484820499528929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2009/09/perajam.html' title='Perajam'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TIxd-QhSKJI/AAAAAAAAAEg/r9G5uHz35eg/s72-c/perajam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317.post-8776521720595658211</id><published>2009-09-29T18:48:00.000+07:00</published><updated>2009-09-29T18:52:37.604+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komsos KAS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mogoeng'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='air'/><title type='text'>Kisah Ikan dan Air</title><content type='html'>SUATU hari seorang ayah dan anaknya sedang duduk berbincang-bincang di tepi sungai. Kata Ayah kepada anaknya, "Lihatlah anakku, air begitu penting dalam kehidupan ini, tanpa air kita semua akan mati."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat yang bersamaan, seekor ikan kecil mendengarkan percakapan itu dari bawah permukaan air, ia mendadak menjadi gelisah dan ingin tahu apakah air itu, yang katanya begitu penting dalam kehidupan ini. Ikan kecil itu berenang dari hulu sampai ke hilir sungai sambil bertanya kepada setiap ikan yang ditemuinya, "Hai, tahukah kamu dimana air ? Aku telah mendengar percakapan manusia bahwa tanpa air kehidupan akan mati."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata semua ikan tidak mengetahui dimana air itu, si ikan kecil semakin gelisah, lalu ia berenang menuju mata air untuk bertemu dengan ikan sepuh yang sudah berpengalaman, kepada ikan sepuh itu ikan kecil ini menanyakan hal serupa, "Dimanakah air ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab ikan sepuh, "Tak usah gelisah anakku, air itu telah mengelilingimu, sehingga kamu bahkan tidak menyadari kehadirannya. Memang benar, tanpa air kita akan mati."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa arti cerita tersebut bagi kita ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia kadang-kadang mengalami situasi seperti si ikan kecil, mencari kesana kemari tentang kehidupan dan kebahagiaan, padahal ia sedang menjalaninya, bahkan kebahagiaan sedang melingkupinya sampai-sampai dia tidak menyadarinya.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan dan kebahagiaan ada di sekeliling kita dan sedang kita jalani, sepanjang kita mau membuka diri dan pikiran kita, karena saat untuk berbahagia adalah saat ini, saat untuk berbahagia dapat kita tentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Being happy can be hard work sometimes, it is like maintaining a nice home, you've got to hang on to your treasures and throw out the garbage."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Being happy requires looking for the good things. One person sees the beautiful view and the other sees the dirty window, choose what you see and what you think."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Right here, right now, from here until tomorrow."  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(MoGoeng, Komsos KAS-Domus Pacis, Gg. Lada, Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868042671046694317-8776521720595658211?l=santotimotius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/8776521720595658211/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2009/09/kisah-ikan-dan-air.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/8776521720595658211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/8776521720595658211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2009/09/kisah-ikan-dan-air.html' title='Kisah Ikan dan Air'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317.post-4824602300494090134</id><published>2008-11-25T22:21:00.001+07:00</published><updated>2008-11-25T22:21:50.865+07:00</updated><title type='text'>Cakupan Wilayah Santo Timotius</title><content type='html'>Lingkungan Santa Fabiola meliputi perumahan Puri Indah belahan barat, blok A s/d Z, blok AA s/d HH dan blok BA s/d BL, termasuk perumahan Griya Candi Pratama dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan Santa Fabianus meliputi, perumahan Puri Indah belahan timur, blok AB s/d AL, Puri Indah Asri blok CA s/d CS, termasuk Desa Jati dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan Santo Fransiskus Asisi meliputi, perumahan Bumi Bhayangkara, Wahyu Taman Sarirogo, Istana Mentari dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan Filipus Benizi meliputi, Perumahan Bumi Koperasi, Bumi Suko Indah, Villa Jasmine, Lebo, termasuk Desa Suko dan sekitarnya. (*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868042671046694317-4824602300494090134?l=santotimotius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/4824602300494090134/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2008/11/cakupan-wilayah-santo-timotius_25.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/4824602300494090134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/4824602300494090134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2008/11/cakupan-wilayah-santo-timotius_25.html' title='Cakupan Wilayah Santo Timotius'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317.post-7582518614058598485</id><published>2008-11-25T22:18:00.000+07:00</published><updated>2008-11-25T22:21:00.044+07:00</updated><title type='text'>Para Tetua Kita</title><content type='html'>Ini yang perlu kita tahu. Untuk periode 2006-2009, Ketua Wilayah Santo Timotius dipegang oleh Yohanes Siswoyo (Puri Indah DD-09/031-8969973), sementara Ketua Lingkungan Santa Fabiola adalah Petrus Widodo (Puri Indah H-23/031-8058386).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Lingkungan Santo Fabianus adalah Anton Siswobandyoko (Puri Indah AH-14/8959766), Ketua Lingkungan Filipus Benizi, H Anggas (Bumi Suko Indah D1/41), dan Ketua Lingkungan Fransiskus Asisi, Nono Sumarno (Bumi Bhayangkara S-17/081330520696). (*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868042671046694317-7582518614058598485?l=santotimotius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/7582518614058598485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2008/11/ini-yang-perlu-kita-tahu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/7582518614058598485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/7582518614058598485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2008/11/ini-yang-perlu-kita-tahu.html' title='Para Tetua Kita'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317.post-38294605930323779</id><published>2008-11-25T22:17:00.000+07:00</published><updated>2008-11-25T22:18:31.870+07:00</updated><title type='text'>Dari Uang Santunan ke Pelayanan</title><content type='html'>Sesuai dengan rapat pleno di Griya Samadi Vincentius Paulo, Prigen, 23-24 Juli 2005, maka Seksi Kematian Paroki Sancta Maria Annuntiata menegaskan perubahan, dari pemberian UANG SANTUNAN, menjadi PELAYANAN kepada KELUARGA DUKA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelayanan standar itu antara lain : Peti Jenazah standar, 2 buah lilin, kaus kaki, kaus tangan, 2 buah botol minyak wangi, kain tile, salib makam, ambulan dari rumah duka ke makam Kristen, Buduran, dan biaya makam + uang ongkos gali makam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila keluarga duka menginginkan fasilitas lebih dan atau pemakaman di lain tempat, maka kelebihan BIAYA dibebankan kepada keluarga duka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menggunakan biro jasa pemakaman, misalnya ARIO, KARARA, BAGUS, keluarga duka harus berkoordinasi dengan pengurus Seksi Kematian terlebih dahulu. (*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868042671046694317-38294605930323779?l=santotimotius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/38294605930323779/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2008/11/dari-uang-santunan-ke-pelayanan_25.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/38294605930323779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/38294605930323779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2008/11/dari-uang-santunan-ke-pelayanan_25.html' title='Dari Uang Santunan ke Pelayanan'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317.post-101000871051568049</id><published>2008-11-25T22:16:00.000+07:00</published><updated>2008-11-25T22:17:33.527+07:00</updated><title type='text'>Kelahiran Wilayah Santo Timotius</title><content type='html'>Wilayah Santo Timotius bermula dari Lingkungan Fabianus, dan tergabung dengan Wilayah Tarcisius. Pemekaran didasarkan atas perkembangan umat dan wilayan di Paroki Sancta Maria Annuntiata, Sidoarjo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara resmi, pemekaran wilayah dilakukan sejak 25 Maret 2006. Salah satu wilayah yang dikukuhkan oleh Administratur Deosesan Keuskupan Surabaya adalah Wilayah Timotius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wilayah pemekaran dari Wilayah Santo Tarsisius ini, meliputi empat lingkungan, yaitu Lingkungan Santa Fabiola, Santo Fabianus, Santo Fransiskus Asisi dan Santo Filipus Benizi. (*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868042671046694317-101000871051568049?l=santotimotius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/101000871051568049/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2008/11/kelahiran-wilayah-santo-timotius_25.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/101000871051568049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/101000871051568049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2008/11/kelahiran-wilayah-santo-timotius_25.html' title='Kelahiran Wilayah Santo Timotius'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317.post-2498305250376513224</id><published>2008-11-25T22:02:00.000+07:00</published><updated>2008-11-25T22:03:22.654+07:00</updated><title type='text'>Stempel dan Administratif</title><content type='html'>Sesudah resmi memekarkan diri dan berdiri sebagai wilayah, lingkungan mendapat stempel baru, yang juga seragam dengan stempel milik lingkungan lain di Wilayah Santo Timotius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stempel baru ini dibiayai dari kas lingkungan. Dan, uang kas untuk memulai roda operasional lingkungan, yang diperoleh setelah pemekaran, untuk masing-masing lingkunan adalah Rp 1 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah dipotong untuk biaya Paskah, stempel, maka lingkungan mendapat Rp 700.000. Dana awal ini telah diterima Sabtu (1/4/2006) oleh FX Hariyanto, selaku wakil  lingkungan, mewakili ketua lingkungan yang berhalangan hadir, didampingi wakil lingkunan, Arifin dan Sekretaris, Ibu Christine.  (*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868042671046694317-2498305250376513224?l=santotimotius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/2498305250376513224/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2008/11/stempel-dan-administratif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/2498305250376513224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/2498305250376513224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2008/11/stempel-dan-administratif.html' title='Stempel dan Administratif'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317.post-6334515785764364304</id><published>2008-11-25T22:01:00.000+07:00</published><updated>2008-11-25T22:02:31.974+07:00</updated><title type='text'>Paskah Bersama Wilayah Timotius</title><content type='html'>Untuk mengawali kebersamaan, sekaligus syukuran pemekaran wilayah, Wilayah Santo Timotius, menggelar Paskah Bersama, Minggu (23/4/2006).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesta dikemas dalam suasana santai, berupa pesta kebun, di Lapangan Tenis Puri Indah, mulai pagi hari. Karena tanggungan umat cukup berat, biaya Paskah Bersama, disepakati diambil dari masing-masing kas lingkungan. Jumlahnya, Rp 82.500 per lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan ada lagi ya....(*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868042671046694317-6334515785764364304?l=santotimotius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/6334515785764364304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2008/11/paskah-bersama-wilayah-timotius.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/6334515785764364304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/6334515785764364304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2008/11/paskah-bersama-wilayah-timotius.html' title='Paskah Bersama Wilayah Timotius'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317.post-2074811970624996240</id><published>2008-11-25T22:00:00.000+07:00</published><updated>2008-11-25T22:01:29.188+07:00</updated><title type='text'>Menyoal Dhahar Romo</title><content type='html'>Perbincangan lain yang menjadi perhatian adalah, kewajiban umat menanggung dhahar room. Hingga kemarin, belum jelas, berapa periode sekali yang menjadi tugas dari lingkungan-lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, dalam waktu dekat, akan diberikan form khusus untuk dhahar room, dengan iuran ‘bebas’, dan ditarik bersamaan dengan persembahan, dan dana kematian. (*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868042671046694317-2074811970624996240?l=santotimotius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/2074811970624996240/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2008/11/menyoal-dhahar-romo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/2074811970624996240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/2074811970624996240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2008/11/menyoal-dhahar-romo.html' title='Menyoal Dhahar Romo'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317.post-6782950488668875571</id><published>2008-11-25T21:59:00.001+07:00</published><updated>2008-11-25T21:59:49.630+07:00</updated><title type='text'>Tak Perlu Malu Mendaftar</title><content type='html'>Karakter umat di Wilayah Timotius, adalah keluarga yang tinggal di perumahan. Sudah biasa, kalau ada yang keluar masuk. Seiring pemekaran wilayah, dan niat menjadi keluarga besar, diharapkan setiap lingkungan melakukan pendataan ulang umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendataan itu meliputi Kepala Keluarga (Katolik) dan umat (Katolik), lengkap dengan data-data tertulis selaku umat Katolik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pertemuan pengurus wilayah, Sabtu (1 April 2006), Wilayah Santo Timotius telah memiliki formulir pendataan tersebut. (*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868042671046694317-6782950488668875571?l=santotimotius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/6782950488668875571/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2008/11/tak-perlu-malu-mendaftar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/6782950488668875571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/6782950488668875571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2008/11/tak-perlu-malu-mendaftar.html' title='Tak Perlu Malu Mendaftar'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868042671046694317.post-9003821956360458763</id><published>2008-11-25T21:58:00.001+07:00</published><updated>2008-11-25T21:59:01.915+07:00</updated><title type='text'>Banyak Kartu, Banyak Iuran</title><content type='html'>Makin banyak kartu saya yang diterima umat di lingkungan. Tapi inilah kita, umat Katolik yang harus mandiri, tanpa perlu bantuan negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, mohon partisipasi umat, pengurus lingkungan dan wilayah dalam pelayanan sosial ini. Jika ada umat yang MENUNGGAK iuran, agar segera dilunasi. Tidak ada PEMUTIHAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2006, telah terbit KARTU PESERTA SEKSI KEMATIAN. Mohon para ketua lingkungan menyiapkan data umat lengkap yang akurat agar memudahkan pengurus Seksi Kematian memberi penomoran yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi  Seksi Kematian Dewan Paroki Sekretariat : Jl Wolter Monginsidi 13, Sidoarjo (031-8921828). (*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868042671046694317-9003821956360458763?l=santotimotius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://santotimotius.blogspot.com/feeds/9003821956360458763/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2008/11/banyak-kartu-banyak-iuran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/9003821956360458763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868042671046694317/posts/default/9003821956360458763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://santotimotius.blogspot.com/2008/11/banyak-kartu-banyak-iuran.html' title='Banyak Kartu, Banyak Iuran'/><author><name>kabar timotius</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_57IFPeek8vA/TJf_uEP8xvI/AAAAAAAAAE0/cb9xLE3Hz3c/S220/jesus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
